<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Another Best Blog Tutorials</title>
	<atom:link href="http://wadrian.net/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wadrian.net</link>
	<description>Just Want to Help Others</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Aug 2010 21:41:12 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Dongeng Si Tukang Bolos</title>
		<link>http://wadrian.net/?p=741</link>
		<comments>http://wadrian.net/?p=741#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2010 21:39:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wadrian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Badan/Lembaga]]></category>
		<category><![CDATA[konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[Pansus DPR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wadrian.net/?p=741</guid>
		<description><![CDATA[
Konon lagi di negara antah barantah, terdapat sebuah kerajaan &#8220;Piramid Terbalik&#8221;. Kenapa disebut piramid terbalik? Hal ini tak lain karena di negeri tersebut hampir semua rakyatnya hidup miskin, terpuruk, dan terpinggirkan, sementara kalangan istana, bangsawan, menteri, hakim (termasuk jaksa tentunya), prajurit (tentunya panglimanya saja), dan anggota parlemen yang sebenarnya wakil rakyat hidup berkelimpangan kemewahan. Disaat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://wadrian.net/images/bolos.png" alt="Bolos Kerja" /><br />
Konon lagi di negara antah barantah, terdapat sebuah kerajaan &#8220;Piramid Terbalik&#8221;. Kenapa disebut piramid terbalik? Hal ini tak lain karena di negeri tersebut hampir semua rakyatnya hidup miskin, terpuruk, dan terpinggirkan, sementara <a href="http://wadrian.net/?p=216">kalangan istana, bangsawan, menteri, hakim (termasuk jaksa tentunya), prajurit (tentunya panglimanya saja), dan anggota parlemen yang sebenarnya wakil rakyat hidup berkelimpangan kemewahan</a>. Disaat masayarakatnya tertatih mengais-ngais segenggam rezeki, sang raja dan segenap pejabat serta wakil rakyat tadi eh malah ada yang asyik masyuk jadi &#8220;artis dagelan murahan&#8221; di TV berdebat kusir dan akting saat rapat kerja demi mendongkrak popularitasnya. Ada juga yang <span id="more-741"></span>mengeruk-ngeruk keuangan negara demi lebih menambah pundi-pundi pribadi dan golongannya yang ironisnya dengan mengatasnamakan rakyat, serta kemudian ada yang sempat-sempatnya bernyanyi, tertawa, dan berpesta pora disaat rakyatnya menangis. Di saat lainnya ketika mereka mungkin menyuruh anak saudaranya untuk tidak bolos sekolah, eh malah mereka sendiri yang berebut bolos kerja demi mengurus bisnis dan kepentingan pribadi.</p>
<p>Wahai Zat yang menguasai bumi dan langit, kami sudah tidak sanggup lagi menjadi sapi perahan, rahmatilah kami dengan memberi pemimpin yang amanah dan menyejukan hati. Bagi mereka yang telah tersesat itu, berikanlah petunjuk dan hidayah-Mu, ampunilah dosa dan kesalahan mereka, serta bagi mereka yang tidak mau sadar dan tetap membuat kerusakan, jatuhkanlah hukuman dan binasakanlah mereka dari negeri kami ini, amiin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wadrian.net/?feed=rss2&amp;p=741</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Super Power-nya Media Itu&#8230;</title>
		<link>http://wadrian.net/?p=728</link>
		<comments>http://wadrian.net/?p=728#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 03:48:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wadrian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Badan/Lembaga]]></category>
		<category><![CDATA[konstitusi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wadrian.net/?p=728</guid>
		<description><![CDATA[
Born to speak politically..
Mungkin slogan itu paling cocok kali yah buat aku. Setelah sekian lama tidak nge-post, eh bukannya menelorkan tutorial baru, malah aku kayaknya gatel untuk ngebahas masalah negaraku  sayang negaraku malang ini. Kali ini aku menyoroti begitu Super Power-nya Media Itu&#8230; Bagaimana tidak, kemana perginya kasus Bank Century, Kasus Pajak Gayus, dan masih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://wadrian.net/images/tutup.jpeg" alt="Tutup Mulut" /><br />
<em>Born to speak politically..</em></p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin slogan itu paling cocok kali yah buat aku. Setelah sekian lama tidak nge-post, eh bukannya menelorkan tutorial baru, malah aku kayaknya gatel untuk ngebahas masalah <a href="http://wadrian.net/?p=220">negaraku  sayang negaraku malang ini</a>. Kali ini aku menyoroti begitu <strong>Super Power-nya Media Itu&#8230;</strong> Bagaimana tidak, kemana perginya kasus <a href="http://wadrian.net/?p=696">Bank Century</a>, Kasus Pajak Gayus, dan masih banyak lagi kasus besar lainnya. Ibarat kabut tipis dipagi hari, semua kasus itu hilang lenyap seiring berlalunya waktu. <span id="more-728"></span> Menurutku penyebab utama gampangnya kasus-kasus tadi menguap karena teralihkannya awak media baik &#8220;sengaja atau tidak sengaja&#8221;. Kenapa bisa <strong><em>sengaja</em></strong>? Semua juga tau dibalik berita itu  ada yang namanya &#8220;<em>bisnis</em>&#8221; (baca: uang). Dari zaman baheula sudah terjadi yang namanya transaksi antara pembuat berita dengan sumber berita. Baik itu pemberitaan baik ataupun buruk tetap akan melibatkan yang namanya uang, bedanya kalau pemberitaan baik biasanya si sumber berita yang berinisiatif membayar si pembuat berita, namun kalau pemberitaan buruk maka justru si pembuat berita yang <strong>berinisiatif</strong> untuk &#8220;<em>meminta duit</em>&#8220;. Tentunya kita semua pernah dengar istilah &#8220;uang tutup mulut bukan?&#8221; <img src='http://wadrian.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Mudah-mudahan raibnya kasus-kasus tadi bukan disebabkan oleh hal ini ya, soalnya bila kita melihat ke pengalaman yang lalu cukup banyak <a href="http://wadrian.net/?p=216">kasus-kasus korupsi dan kriminal</a> yang tak tau juntrungan akhirnya gimana.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya nggak masalah jika media kemudian mengalihkan pemberitaannya pada kasus-kasus hangat lainnya, tapi yang jadi problema adalah apabila yang terjadi  kemudian akhirnya media menjadi &#8220;Dewa&#8221; yang berhak memutuskan benar atau tidaknya segala hal dimuka bumi ini. Apakah tidak ada cara lainnya untuk mengawal kebenaran suatu peristiwa itu selain media, jika kemudian netralitas media itu sendiri juga sudah tidak valid lagi? Ironis memang jika bobroknya kalangan birokrat dan politikus juga diikuti oleh carut-marutnya media pers.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku masih berharap suatu saat nanti kita semua tidak perlu lagi bergantung kepada media konvensional seperti saat ini. Khabar baiknya sekarang ini terlihat telah ada terobosan baru yang lebih independen dan netral, mau tau apa? Yup, itu lah yang disebut social media networking seperti Facebook, Twitter, dan lain-lain. Syukurlah sekarang ini telah lahir metode baru yang juga terbukti efektif dalam mengangkat suatu berita, hebatnya lagi netralitas serta obyektifitasnya pun lebih valid, akurat, dan terjamin keabsahannya. Hal ini sebabkan oleh karena adanya ikatan emosional yang lebih dalam diantara si pembuat berita dengan pembacanya, dikarenakan hubungan pertemanan itu sendiri. So, wahai media konvensional, siap-siaplah lengser karena kesombonganmu!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wadrian.net/?feed=rss2&amp;p=728</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah Pemerintah Show of Power?</title>
		<link>http://wadrian.net/?p=705</link>
		<comments>http://wadrian.net/?p=705#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2010 12:13:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wadrian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[PNS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wadrian.net/?p=705</guid>
		<description><![CDATA[
Beberapa hari belakangan ini berbagai media baik cetak maupun elektronik kembali &#8220;dapet durian runtuh&#8221; ndak perlu repot-repot nguber-nguber berita sampai berbasah-basah karena banjir atau bersabung nyawa meliput daerah konflik. Adalah beberapa oknum pemerintah yang kembali menjadi &#8220;Top News Maker&#8221; of the month. Kayaknya para petinggi negara itu engga mau kalah ya ama para selebritis lokal. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://wadrian.net/images/power.jpeg" alt="the power" /></p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa hari belakangan ini berbagai media baik cetak maupun elektronik kembali &#8220;dapet durian runtuh&#8221; ndak perlu repot-repot nguber-nguber berita sampai berbasah-basah karena banjir atau bersabung nyawa meliput daerah konflik. Adalah beberapa oknum pemerintah yang kembali menjadi &#8220;Top News Maker&#8221; of the month. Kayaknya para petinggi negara itu engga mau kalah ya ama para selebritis lokal. Cuman ironisnya perilaku beberapa oknum kalangan seleb yang kadang menghalalkan &#8220;roman picisan&#8221; dalam rangka mengkatrol popularitas, sepertinya juga ditiru oleh kalangan elit negeri kita.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-705"></span>Belum lama kita dicengangkan dengan <a href="http://wadrian.net/?p=565">pergantian mobil dinas pejabat tinggi </a>dengan Toyota Crown Royal Saloon seharga Rp. 1,325 Miliyard, saat ini muncul lagi pembelian yang lebih gila lagi yakni Kapal patroli sekelas <strong>kapal pesiar</strong> senilai Rp. 14 Miliyard dan pesawat kepresidenan jenis Boeing 737-400 seharga Rp. 200 Miliyard, ampuuuun&#8230; Seakan tidak peduli dengan kritikan dan demo dari berbagai kalangan terhadap pembelian mobil dinas baru sebelumnya, terlihat oknum pejabat pemerintah tersebut seakan tiada takut dan malah sengaja ingin menunjukan kedigjayaannya. <strong><a href="http://wadrian.net/?p=705">Apakah Pemerintah Show of Power?</a></strong> Mudah-mudahan tidak, kenapa? Tentunya kita tidak ingin lagi jika negara kita tercinta ini kembali lagi menjadi negara otoriter sesat yang senantiasa memaksakan segala kehendak demi kepuasan dan kepentingan sepihak. Satu hal lagi akan sangat disayangkan apabila sejarah buruk kembali terulang ketika darah rakyat tertumpah percuma, dan <a href="http://wadrian.net/?p=277">pemerintahan kembali tumbang sebelum masanya berakhir.</a></p>
<p style="text-align: justify;">Mau tau berapa total pembelanjaan uang negara yang notabene uang rakyat uang kita semua itu? Simak berikut ini:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Mobil dinas sebesar 150 x Rp. 1,325 Miliyard = Rp. 198,75 Miliyar</li>
<li>Kapal Lagoon 1 x Rp. 14 Miliyars = Rp. 14 Miliyard (asumsi bila hanya dibeli 1)</li>
<li>Pesawat Boeing 737 1 x Rp. 200 Miliyard = Rp. 200 Miliyard (asumsi bila hanya dibeli 1)</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Total uang yang terpakai adalah Rp. 413 Miliyard setara Rp. 0,5 Triliyun. Hmm.. kalau digunakan buat beli buku atau bangun sekolah dapat berapa ya?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wadrian.net/?feed=rss2&amp;p=705</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 Point Penting Hasil Sementara Sidang Pansus DPR Kasus Bank Century</title>
		<link>http://wadrian.net/?p=696</link>
		<comments>http://wadrian.net/?p=696#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2010 11:03:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wadrian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Badan/Lembaga]]></category>
		<category><![CDATA[konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[Pansus DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wadrian.net/?p=696</guid>
		<description><![CDATA[
Hari ini Kamis 14 Januari 2010, untuk kesekian kalinya Sidang Pansus Bank Century memanggil saksi untuk dimintai keterangannya. Kali ini yang mendapat giliran adalah mantan Wakil presiden periode 2004-2009, Bapak Jusuf Kalla. Sebelumnya telah dipanggil para pejabat tinggi BI, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan bahkan Wakil Presiden sekarang Budiono. Namun sejauh ini masing-masing saksi masih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://wadrian.net/images/angket.jpeg" alt="Rapat Pansus DPR" /></p>
<p style="text-align: justify;">Hari ini Kamis 14 Januari 2010, untuk kesekian kalinya Sidang Pansus Bank Century memanggil saksi untuk dimintai keterangannya. Kali ini yang mendapat giliran adalah mantan Wakil presiden periode 2004-2009, Bapak Jusuf Kalla. Sebelumnya telah dipanggil para pejabat tinggi BI, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan bahkan Wakil Presiden sekarang Budiono. Namun sejauh ini masing-masing saksi masih terlihat belum ada yang <a href="http://wadrian.net/?p=437">berani untuk mengakui kelalaiannya</a>, malah terkesan seperti <span id="more-696"></span>saling melempar kesalahan. Walaupun demikian kita dapat mencatat  7 Point Penting Hasil Sementara Sidang Pansus Bank Century sebagai berikut:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Terdapat kesalahan data dari BI dimana besar dana Bail-out awal yang tadinya hanya 632 Milyar semakin mengelembung manjadi 6,7 trilyun.</li>
<li>Mantan Ketua KSSK Sri Mulyani hanya mengirimkan SMS kepada Wakil Presiden diwaktu itu Jusuf Kalla, dan ternyata tidak sampai kepadanya. Padahal sebagai President Ad-interim Jusuf Kalla juga harus meneima laporan dikarenakan Presiden SBY sedang keluar negeri.</li>
<li>Suasana pengambilan Keputusan akhir KSSK ternyata diwarnai dengan tangisan dan kelelahan.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wadrian.net/?feed=rss2&amp;p=696</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Papa Nan Tegar</title>
		<link>http://wadrian.net/?p=691</link>
		<comments>http://wadrian.net/?p=691#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2010 07:48:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wadrian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Orangtua]]></category>
		<category><![CDATA[Papanda]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wadrian.net/?p=691</guid>
		<description><![CDATA[Di sunyi malam Selasa
Tak kuasa asaku berkelana
Menapak kenangan lalu
Bersama sosok tercinta Papaku
Masih terpatri diingatan
Betapa gagah dan kuat Papaku Sayang
Pria lembut penuh kasih
Yang berbuat tanpa pamrih
Sungguhku beruntung kala itu
Selalu diperhatikan dan dimanja
Papaku turut apa yang ku mau
Malah kadang diberi tanpa ku minta
Pa.. semuanya membekas jelas
Saat hadir dan pergimu
Bagiku engkaulah idola
Papa Nan Tegar
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://wadrian.net/images/puisi.jpeg" alt="Puisi Hati" />Di sunyi malam Selasa<br />
Tak kuasa asaku berkelana<br />
Menapak kenangan lalu<br />
Bersama sosok tercinta Papaku</p>
<p>Masih terpatri diingatan<br />
Betapa gagah dan kuat Papaku Sayang<br />
Pria lembut penuh kasih<br />
Yang berbuat tanpa pamrih</p>
<p>Sungguhku <span id="more-691"></span>beruntung kala itu<br />
Selalu diperhatikan dan dimanja<br />
Papaku turut apa yang ku mau<br />
Malah kadang diberi tanpa ku minta</p>
<p>Pa.. semuanya membekas jelas<br />
Saat hadir dan pergimu<br />
Bagiku engkaulah idola<br />
Papa Nan Tegar</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wadrian.net/?feed=rss2&amp;p=691</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Papanda</title>
		<link>http://wadrian.net/?p=686</link>
		<comments>http://wadrian.net/?p=686#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2010 07:33:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wadrian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Orangtua]]></category>
		<category><![CDATA[Papanda]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wadrian.net/?p=686</guid>
		<description><![CDATA[
(Kado buat 40 hari Papanda 2006)
Papa.. bagaimana khabar Papa saat ini?
Tentunya lagi bahagiakan Papa
Papa.. istirahat yang tenang ya
Kami disini akan tetap berdoa tiada henti
Papa.. masih ingatkan waktu kami kecil dulu?
Nakal dan manja seakan tiada bertepi
Papa.. dibalik semua itu, sebenarnya kami selalu merindukan kasih sayangmu
Kami ingin dipeluk dan dicium oleh Papa
Papa.. apakah saat-saat indah akan kembali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://wadrian.net/images/puisi.jpeg" alt="Puisi Hati" /></p>
<p>(Kado buat 40 hari Papanda 2006)</p>
<p>Papa.. bagaimana khabar Papa saat ini?<br />
Tentunya lagi bahagiakan Papa<br />
Papa.. istirahat yang tenang ya<br />
Kami disini akan tetap berdoa tiada henti</p>
<p>Papa.. masih ingatkan waktu kami kecil dulu?<br />
Nakal dan manja seakan tiada bertepi<br />
Papa.. dibalik semua itu, sebenarnya kami selalu merindukan kasih sayangmu<br />
Kami ingin <span id="more-686"></span>dipeluk dan dicium oleh Papa</p>
<p>Papa.. apakah saat-saat indah akan kembali menjelang?<br />
Kita dapat kembali bersama dan bercanda<br />
Papa.. tunggu kami ya, biar kita bisa beriringan menuju sorgaNya<br />
Selamat jalan Papa, kami sayang Papa<br />
Semoga kita bisa berkumpul disorgaNya, Amiin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wadrian.net/?feed=rss2&amp;p=686</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Widget Twitter</title>
		<link>http://wadrian.net/?p=658</link>
		<comments>http://wadrian.net/?p=658#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2010 09:50:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wadrian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog Tips and Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>
		<category><![CDATA[widget]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wadrian.net/?p=658</guid>
		<description><![CDATA[
Barangkali masih banyak yang bingung atau tidak tahu Cara Membuat Widget Twitter untuk dimasukan kedalam blog ataupun website. Hal ini salah satu sebabnya karena layanan ini ditempatkan team Twitter tidak pada menu atau tombol yang mudah terlihat, namun agak tersembunyi berupa link text. Nantinya Widget ini juga dapat difungsikan untuk memperoleh penghasilan dari layanan PPC [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://wadrian.net/images/twitter_logo.png" alt="Logo Twitter" /></p>
<p style="text-align: justify;">Barangkali masih banyak yang bingung atau tidak tahu <strong>Cara Membuat Widget Twitter</strong> untuk dimasukan kedalam blog ataupun website. Hal ini salah satu sebabnya karena layanan ini ditempatkan team Twitter tidak pada menu atau tombol yang mudah terlihat, namun agak tersembunyi berupa link text. Nantinya Widget ini juga dapat difungsikan untuk <span id="more-658"></span>memperoleh penghasilan dari layanan PPC seperti Twivert, baca selengkapnya <a href="http://wadrian.net/?p=512">disini.</a></p>
<p style="text-align: justify;">Widget Twitter berada di page Settings (Gambar 1).</p>
<div align="center"><img src="http://wadrian.net/images/TWsetting.png" alt="Page Setting" /></div>
<p style="text-align: center;">Gambar 1. Page Settings</p>
<p style="text-align: center;">Dibawah <strong>More Info URL</strong> akan terdapat text link untuk membuat Twitter widget ini yaitu: <em>(You can also add Twitter to your site here)</em> (Gambar 2).</p>
<div align="center"><img src="http://wadrian.net/images/addwidget.png" alt="More URL Link" /></div>
<p style="text-align: center;">Gambar 2. Link untuk membuat widget Twitter</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah diklik link ini akan membawa kita ke halaman <strong>Select Your Widget</strong>. Pada halaman ini kita dapat menentukan apakah Widget akan diletakkan di website kita, facebook, atau Myspace (Gambar 3).</p>
<div align="center"><img src="http://wadrian.net/images/TWcateg.png" alt="Category" /></div>
<p style="text-align: center;">Gambar 3. Select Your Widget</p>
<p style="text-align: justify;">Tentu saja karena blog termasuk kategori website, maka kita memilih tombol <strong>My Website</strong>. Selanjutnya kita akan dihadapkan pada 4 kategori (Gambar 4):</p>
<ol>
<li><strong>Profile Widget</strong>: Menampilkan Widget dari Account Profile Twitter kita.</li>
<li><strong>Search Widget</strong>: Menampilkan hasil search yang dilakukan orang dengan Twitter Search.</li>
<li><strong>Faves Widget</strong>: Hanya menampilkan Tweet yang kita favoritkan saja</li>
<li><strong>List Widget</strong>: Menampilkan Tweets favorit berupa daftar (list).</li>
</ol>
<div align="center"><img src="http://wadrian.net/images/4TWcateg.png" alt="Choose Type" /></div>
<p style="text-align: center;">Gambar 4. Kategori Widget</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah kita mengklik salah satu kategori ini maka kita akan menuju page <strong>Customize Your Profile Widget</strong> tempat kita melakukan pengaturan tampilan dari Widget Twitter (Gambar 5).</p>
<div align="center"><img src="http://wadrian.net/images/TWDisplay.png" alt="Display" /></p>
<p style="text-align: center;">Gambar 5. Page Pengaturan Tampilan</p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wadrian.net/?feed=rss2&amp;p=658</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jemput Rezeki Gratis dari Twitter Via Twivert</title>
		<link>http://wadrian.net/?p=512</link>
		<comments>http://wadrian.net/?p=512#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2010 07:12:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wadrian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog Tips and Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[make money]]></category>
		<category><![CDATA[online business]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>
		<category><![CDATA[Twivert]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wadrian.net/?p=512</guid>
		<description><![CDATA[Situs internet yang fenomenal saat ini selain Facebook adalah Twitter. Twitter didirikan oleh  Biz Stone, Evan Williams dan Jack Dorsey pada tahun 2006. Dengan Twitter memungkinkan kita untuk memposting informasi (seperti Status di Facebook) namun terbatas hanya 140 kata. Oleh karena itulah kemudian Twitter ini dikenal dengan sebutan microblogging atau blog mikro.
Belakangan ini ternyata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://wadrian.net/images/twivert.gif" alt="logo twivert" />Situs internet yang fenomenal saat ini selain <a href="http://www.facebook.com" target="_blank">Facebook</a> adalah <a href="http://www.twitter.com" target="_blank">Twitter</a>. Twitter didirikan oleh  Biz Stone, Evan Williams dan Jack Dorsey pada tahun 2006. Dengan Twitter memungkinkan kita untuk memposting informasi (seperti Status di Facebook) namun terbatas hanya 140 kata. Oleh karena itulah kemudian Twitter ini dikenal dengan sebutan microblogging atau blog mikro.<br />
Belakangan ini ternyata Twitter juga digunakan untuk promosi bisnis, nah <span id="more-512"></span>berkaitan dengan tweet yang berupa iklan promosi ini lah kemudian kita juga bisa kecipratan uang.  Adalah <a href="http://www.twivert.com/o/i08b ">perusahaan Twivert</a> yang memungkinkan hal ini. Sekilas tawaran mereka mirip Google Adsense, dan berikut lengkapnya rincian dollar yang bisa kita raup:</p>
<ol style="text-align:justify">
<li>Setiap Tweet yang tampil dipage home twitter kita  yang diklik oleh follower  akan memberikan kita 0,05 dollar, so lumayan bukan?? <img src='http://wadrian.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
<li>Penghasilan dari Refferal yakni para pendaftar baru hasil rekomendasi kita, dimana 20% hasil klik tweet mereka akan menjadi hak kita.</li>
<li>Satu lagi keuntungan yang kita peroleh adalah ternyata hasil klik tweet yang dihitung bukan hanya yang terdapat di halaman home twitter kita tetapi juga pada Widget Twitter yang dimasukan ke blog (perhatikan gambar 1. Widget Twitter blog ini)</li>
</ol>
<p></p>
<div align="center"><img src="http://wadrian.net/images/widgetTW" alt="Twitter widget" /></div>
<p style="text-align:center">Gambar 1. Widget Twitter</p>
<p>Untuk mempelajari cara membuat Widget Twitter dapat dibaca <a href="http://wadrian.net/?p=658">disini.</a><br />
Gimana ada yang tertarik? Jika iya dapat daftar dengan cara klik <a href="http://www.twivert.com/o/i08b">disini.</a></p>
<p><a href="http://www.twivert.com/o/i08b"><img src="http://www.twivert.com/external/banner234x60.gif" alt="" /></a></p>
<p>Go go go! Make money on it&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wadrian.net/?feed=rss2&amp;p=512</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bidvertiser Alternatif Top Pengganti Google Adsense</title>
		<link>http://wadrian.net/?p=514</link>
		<comments>http://wadrian.net/?p=514#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 12:32:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wadrian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog Tips and Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[Adsense]]></category>
		<category><![CDATA[Bidvertiser]]></category>
		<category><![CDATA[make money]]></category>
		<category><![CDATA[online business]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wadrian.net/?p=514</guid>
		<description><![CDATA[Bagi seorang blogger, tentunya kita ingin supaya blog yang kita bangun sedemikian rupa juga &#8220;syukur2&#8243; bisa nambahin uang saku dong. Nah apabila blog kita menggunakan Bahasa Indonesia, hingga posting ini siap tayang &#8220;Mbah Google&#8221; belum meng-ACC Google Adsense-nya untuk dapat kita gunakan menikmati ceruk PPC ini. Namun ternyata diluar sana juga telah hadir layanan sejenis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://wadrian.net/images/bidvertiser.gif" alt="Logo bidvertiser" />Bagi seorang blogger, tentunya kita ingin supaya blog yang kita bangun sedemikian rupa juga &#8220;syukur2&#8243; bisa nambahin uang saku dong. Nah apabila blog kita menggunakan Bahasa Indonesia, hingga posting ini siap tayang &#8220;Mbah Google&#8221; belum meng-ACC Google Adsense-nya untuk dapat kita gunakan menikmati ceruk PPC ini. Namun ternyata diluar sana juga telah hadir layanan sejenis yang juga bagus dan alhamdulillah suport Bahasa Indonesia. Penasaran mau tahu? ikuti terus postingan ini</p>
<p><span id="more-514"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Layanan itu bernama Bidvertiser. Hebatnya lagi aplikasi kita di-approve dalam hitungan menit loh, so ga membuat jantung berdebar terlalu lama hingga membuat stroke hehe&#8230; Cara pendaftaran tinggal mengisi formulir singkat, dilanjutkan konfirmasi ke email kita yang berisi kode yang nantinya kita masukan dan wusssh!! langsung deh kita bisa mendapatkan script bidvertiser yang dapat kita masukan ke widget blog kita. Bagi anda yang belum tahu cara memasukannya ke widget, cara yang sama dapat dibaca <a href="http://wadrian.net/?p=160">disini.</a></p>
<p style="text-align: justify;">Bagi yang berminat mendaftar sekarang juga tinggal klik <a href="http://www.bidvertiser.com/bdv/BidVertiser/bdv_publisher.dbm" target="_blank">disini.</a></p>
<p style="text-align: justify;">Semoga sukses mendulang dollar&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wadrian.net/?feed=rss2&amp;p=514</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Untuk Dirimu</title>
		<link>http://wadrian.net/?p=601</link>
		<comments>http://wadrian.net/?p=601#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2009 05:04:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wadrian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta Pertama]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wadrian.net/?p=601</guid>
		<description><![CDATA[(Ee..Hmm.. Cinta Pertamaku waktu di SD)
Pertama kalinya pesona itu datang
Tak lain hanyalah gemerlap matamu
Aku yang masih lugu kala itu
Terasa terbang menatap keindahanmu
Masih ingatkah kamu wahai adinda
Akan kenakalanku yang dulu itu
Samakah halnya dirimu denganku
Yang hanya bisa tersenyum malu mengingat semua itu
Dinda,
Setulus hati nan paling dalam
Tak ada niat untuk bercanda
Kala ku ungkapkan kata itu
Sebagian dirikupun telah ikut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://wadrian.net/images/puisi.jpeg" alt="Puisi Hati" />(Ee..Hmm.. Cinta Pertamaku waktu di SD)</p>
<p>Pertama kalinya pesona itu datang<br />
Tak lain hanyalah gemerlap matamu<br />
Aku yang masih lugu kala itu<br />
Terasa terbang menatap keindahanmu</p>
<p>Masih ingatkah kamu wahai adinda<br />
Akan kenakalanku yang dulu itu<br />
Samakah halnya dirimu denganku<br />
Yang hanya bisa <span id="more-601"></span>tersenyum malu mengingat semua itu</p>
<p>Dinda,<br />
Setulus hati nan paling dalam<br />
Tak ada niat untuk bercanda<br />
Kala ku ungkapkan kata itu<br />
Sebagian dirikupun telah ikut terbawa</p>
<p>Taukah kamu dindaku sayang<br />
Aku dan dirikupun pernah bertanya<br />
Terhadap apakah rasa sayang itu<br />
Hati nurani akhirnya pun berbisik<br />
Semuanya telah dengan cantik diatur olehNya</p>
<p>Dinda,<br />
Kadang hatiku masih menghiba<br />
Berharap cinta akan tetap menerima<br />
Tapi semua tergantung realita<br />
Yang tertulis indah di mayapada</p>
<p>Dindaku sayang<br />
Selain aku hanya Dia yang tau<br />
Kepada siapa dan mengapa kapal akan berlabuh&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wadrian.net/?feed=rss2&amp;p=601</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
