the power

Beberapa hari belakangan ini berbagai media baik cetak maupun elektronik kembali “dapet durian runtuh” ndak perlu repot-repot nguber-nguber berita sampai berbasah-basah karena banjir atau bersabung nyawa meliput daerah konflik. Adalah beberapa oknum pemerintah yang kembali menjadi “Top News Maker” of the month. Kayaknya para petinggi negara itu engga mau kalah ya ama para selebritis lokal. Cuman ironisnya perilaku beberapa oknum kalangan seleb yang kadang menghalalkan “roman picisan” dalam rangka mengkatrol popularitas, sepertinya juga ditiru oleh kalangan elit negeri kita.

Belum lama kita dicengangkan dengan pergantian mobil dinas pejabat tinggi dengan Toyota Crown Royal Saloon seharga Rp. 1,325 Miliyard, saat ini muncul lagi pembelian yang lebih gila lagi yakni Kapal patroli sekelas kapal pesiar senilai Rp. 14 Miliyard dan pesawat kepresidenan jenis Boeing 737-400 seharga Rp. 200 Miliyard, ampuuuun… Seakan tidak peduli dengan kritikan dan demo dari berbagai kalangan terhadap pembelian mobil dinas baru sebelumnya, terlihat oknum pejabat pemerintah tersebut seakan tiada takut dan malah sengaja ingin menunjukan kedigjayaannya. Apakah Pemerintah Show of Power? Mudah-mudahan tidak, kenapa? Tentunya kita tidak ingin lagi jika negara kita tercinta ini kembali lagi menjadi negara otoriter sesat yang senantiasa memaksakan segala kehendak demi kepuasan dan kepentingan sepihak. Satu hal lagi akan sangat disayangkan apabila sejarah buruk kembali terulang ketika darah rakyat tertumpah percuma, dan pemerintahan kembali tumbang sebelum masanya berakhir.

Mau tau berapa total pembelanjaan uang negara yang notabene uang rakyat uang kita semua itu? Simak berikut ini:

  • Mobil dinas sebesar 150 x Rp. 1,325 Miliyard = Rp. 198,75 Miliyar
  • Kapal Lagoon 1 x Rp. 14 Miliyars = Rp. 14 Miliyard (asumsi bila hanya dibeli 1)
  • Pesawat Boeing 737 1 x Rp. 200 Miliyard = Rp. 200 Miliyard (asumsi bila hanya dibeli 1)

Total uang yang terpakai adalah Rp. 413 Miliyard setara Rp. 0,5 Triliyun. Hmm.. kalau digunakan buat beli buku atau bangun sekolah dapat berapa ya?