>Materi: WordPress
Level: Intermediate
Nomor tutorial: 010
Pada level lanjut, mungkin kita menginginkan adanya perubahan pada tampilan theme WordPress kita, misalnya perubahan warna link page, menambah sidebar dll. Untuk memudahkan kita, WordPress telah menyediakan interface untuk keperluan ini yakni di menu Appearance bagian editor (Gambar 1). Di halaman Edit Themes akan tampil semua file dari Themes WordPress yang sedang kita gunakan, sehingga kita tidak memerlukan suatu editor khusus lain guna melakukan perubahan pada semua file themes. Untuk mengedit cukup kita klik link nama salah satu file yang ingin diubah pada sebelah kanan halaman.
Perlu diingat, biasanya file-file wordpress yang berada di web server hosting tidak selamanya bisa langsung di-edit. Jangan kaget apabila setelah anda klik akan tampil teks informasi berikut:
You need to make this file writable before you can save your changes. See the Codex for more information.
Maksudnya dari teks ini kita harus membuat file yang ingin diubah menjadi writable atau dapat diedit. Salah satu cara adalah dengan mengubahnya langsung pada Control Panel Hosting. Pada artikel ini kita akan menggunakan Spanel hosting Indonesia Masterweb, yang sangat mudah digunakan. Akses Spanel di browser dengan format http://namadomain/spanel, contohnya, http://wadrian.net/spanel. Klik tombol Spanel dan lalu masukan username dan password yang diberikan Masterweb untuk login ke control panel (Gambar 1).

Gambar 1. LoginSpanel
Selanjutnya pada menu File pilih sub menu Kelola File (Gambar 2).

Gambar 2. Kelola File
Klik link Sites dan seterusnya sampai menuju file wordpress yang ingin diubah pada folder theme yang sedang kita pakai. Contoh susunan lengkapnya adalah Sites > wadrian.net > www >wp-content > themes > Sandbox. Beri tanda centang didepan file yang akan diubah, misalnya style.css lalu klik Setmode (Gambar 3).


Gambar 3. Set Mode
Kemudian kita cukup mencentang hanya kotak dibawah W Group (demi keamanan yang lain tidak perlu sehingga tidak setiap orang dapat mengakses file ini (Gambar 4. Permission). Jangan lupa untuk mengklik tombol Set mode permission

Gambar 4. Permission


